Definisi tabel dengan t-sql

Written By Anisa indra on Monday, April 22, 2013 | 1:22 AM


Hampir semua aktivitas di dalam SQL Server dapat dilakukan dengan menggunakan perintah-perintah t-sql, atau termasuk membuat tabel. Sebelumya kita telah membuat tabel-tabel dengan menggunakan fasilitas gui. Kita juga bisa membuat tabel-tabel tersebut dengan perintah-perintah sql. Perintah-perintah yang berhubungan dengan definisi tabel termasuk dalam kategori ddl. Perintah untuk pendefinisian atau pembuatan tabel baru adalah create table. Sedangkan untuk menghapus kita menggunakan perintah drop table.

Buatlah basis data baru dengan nama Lat-01_SQL. Kemudian, pilih basis data tersebut. Buka jendela query seperti pada gambar 12.18. Kita akan membuat tabel-tabel yang sama seperti pada Lat-01, tetapi dengan perintah sql. Tabel pertama yang kita buat adalah tabel siswa. Ketikkan perintah berikut ini, kemudian jalankan dengan klik tanda seru (!).

CREATE TABLE [dbo].[Bidang](
[IdBidang] [smallint] NOT NULL,
[NamaBidang] [nchar](20)NULL,
[Deskripsi] [nchar](100)NULL,
CONSTRAINT [PK_Bidang] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[IdBidang] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Perintah CREATE TABLE diikuti dengan nama tabel yang akan kita buat ([dbo].[Bidang]) kemudian diikuti dengan daftar kolom yang ada pada tabel tersebut. Pada daftar kolom ini, tipe data, lebar data, dan kondisi lainnya (misalnya NOT NULL atau NULL) harus dicantumkan. Setelah itu baru bagian CONSTRAINT dari tabel tersebut dituliskan. Bagian CONSTRAINT ini biasanya berisi pendefinisian Primary Key dari tabel tersebut.
Perhatikan cara penulisan perintah-perintah di atas.

Setelah kita jalankan, periksalah pada bagian node tables apakah tabel kita sudah terbentuk atau belum. Klik kanan pada Tables basis data kita di object explorer, kemudian pilih refresh. Tabel baru yang kita buat akan muncul di bawah object tables. Buatlah tabel-tabel lainnya dengan cara yang sama. Berikut ini perintah-perintah pembuatan masing-masing tabel.

Tabel program
CREATE TABLE [dbo].[Program](
[IdProgram] [smallint] NOT NULL,
[NamaProgram] [nchar](20) NULL,
[Deskripsi] [nchar](100) NULL,
CONSTRAINT [PK_Program] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[IdProgram] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Tabel guru
CREATE TABLE [dbo].[Guru](
[NIP] [nchar](15) NOT NULL,
[Nama] [nchar](20) NULL,
[Alamat] [nchar](30) NULL,
[Kota] [nchar](20) NULL,
[Telepon] [nchar](15) NULL,
CONSTRAINT [PK_Guru] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[NIP] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Tabel siswa
CREATE TABLE [dbo].[Siswa](
[NoInduk] [nchar](10) NOT NULL,
[Nama] [nchar](20) NULL,
[Alamat] [nchar](30) NULL,
[Kota] [nchar](20) NULL,
[Telepon] [nchar](15) NULL,
[IdProgram] [smallint] NULL,
CONSTRAINT [PK_Siswa] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[NoInduk] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Tabel guru_program
CREATE TABLE [dbo].[Guru_Program](
[NIP] [nchar](15) NOT NULL,
[IdProgram] [smallint] NOT NULL,
CONSTRAINT [PK_Guru_Program] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[NIP] ASC,
[IdProgram] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Tabel guru_bidang
CREATE TABLE [dbo].[Guru_Bidang](
[IdBidang] [smallint] NOT NULL,
[NIP] [nchar](15) NOT NULL,
CONSTRAINT [PK_Guru_Bidang] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[IdBidang] ASC,
[NIP] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]

Pada perintah-perintah pembuatan tabel di atas, kita belum membuat relasi antar tabel. Relasi antar tabel pada SQL biasanya dinyatakan dalam hubungan FOREIGN KEY. Kita perlu memodifikasi tabel dengan menambahkan CONSTRAINT agar tabel dapat mengerti relasi antar tabel. Buka kembali jendela Query, kemudian ketikkan perintah-perintah berikut ini.

ALTER TABLE [dbo].[Siswa] WITH CHECK ADD CONSTRAINT
[FK_Siswa_Program] FOREIGN KEY([IdProgram])
REFERENCES [dbo].[Program] ([IdProgram])

ALTER TABLE [dbo].[Guru_Program] WITH CHECK ADD
CONSTRAINT [FK_Guru_Program_Guru] FOREIGN KEY([NIP])
REFERENCES [dbo].[Guru] ([NIP )

ALTER TABLE [dbo].[Guru_Bidang] WITH CHECK ADD CONSTRAINT
[FK_Guru_Bidang_Bidang] FOREIGN KEY([IdBidang])
REFERENCES [dbo].[Bidang] ([IdBidang])

ALTER TABLE [dbo].[Guru_Bidang] WITH CHECK ADD CONSTRAINT
[FK_Guru_Bidang_Guru] FOREIGN KEY([NIP])
REFERENCES [dbo].[Guru] ([NIP])

Perintah untuk memodifikasi atau merubah struktur tabel adalah ALTER TABEL, kemudia diikuti dengan nama tabel yang ingin dirubah. Perhatikan pada baris ALTER TABLE [dbo].[Siswa] WITH CHECK ADD CONSTRAINT [FK_Siswa_Program] FOREIGN KEY([IdProgram]). Tabel yang ingin dimodifikasi adalah dbo.Siswa dan tabel ini berhubungan dengan tabel Program sehingga dituliskan FK_Siswa_Program. Kolom IdProgram pada tabel Siswa merupakan FOREIGN KEY, sehingga dituliskan sebagai FOREIGN KEY([IdProgram]). Kolom IdProgram ini berasal dari tabel program, sehingga pada bagian akhir perintah harus dituliskan referensi tabelnya (ditulis dengan REFERENCES [dbo].[Program] ([IdProgram])). Dengan cara yang sama relasi-relasi antar tabel di atas adalah dibuat.

Perintah DROP TABEL sangat mudah dilakukan, yaitu tinggal menambahkan nama tabel didepan perintah tersebut. Misalnya: DROP TABLE [dbo].[Bidang].

Halaman Terkait:
| Menggunakan t-sql | Pengisian, perubahan, dan penghapusan isi tabel dengan sql | Mencari dan menampilkan data dengan sql |

0 komentar :

Post a Comment

Terima kasih, atas saran atau usulan anda.

 
Copyright © 2011-2014. Artikel teknologi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger