Radio

Written By Anisa indra on Friday, April 08, 2011 | 11:13 AM


Radio merupakan alat yang sangat penting sejak ditemukan untuk mengirimkan pesan suara dari jarak yang jauh. Radio adalah, alat yang dapat menerima informasi berupa suara atau sinyal dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik ini melintas dan merambat lewat udara, dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).

Radio
Gelombang elektromagnetik membawa transmisi penyiaran (frekuensi radio) dari stasiun ke alat penerima. Rangkaian gelombang audio dikirim melalui sebuah sambungan yang menghubungkan ruang kontrol dengan alat transmisi. Biasanya, dalam radio terdapat sebuah antena untuk menangkap frekuensi radio, atau untuk menerima siaran transmisi guna mengubah gelombang pembawa menjadi gelombang suara, dan juga untuk menyebarluaskan pada frekuensi yang telah ditentukan.

Tehnik menumpangkan sebuah sinyal pada sinyal yang lain, dikenal dengan istilah: modulasi.
Ada beberapa tehnik modulasi yang sering digunakan, yaitu: modulasi amplitudo (Amplitude Modulation, AM), dan modulasi frekuensi (Frequency Modulation, FM). Ada beberapa hal yang membedakan AM dengan FM, yaitu:
  • Pertama, berada pada tempat yang berbeda dalam spektrum.
    Stasiun AM diberikan frekuensi antara 535 sampai 1705 kHz pada saluran penyiaran standar, sedangkan stasiun FM berada di antara 88,1 hingga 107,9 MHz (megahertz sama dengan 1 juta hertz) pada saluran FM. FM memancarluaskan siaran pada frekuensi yang jauh lebih tinggi (jutaan gelombang per detik) dibandingkan dengan AM (ribuan gelombang per detik). Pada frekuensi setinggi ini, FM lebih kebal terhadap gangguan frekuensi rendah bila dibandingkan dengan yang dialami AM. Jika ada mesin mobil atau badai listrik, biasanya akan mengganggu penerimaan siaran AM, namun FM tetap bebas dari gangguan yang semisal.
  • Kedua, Jalur sinyal AM dan FM berbeda satu sama lain.
    Stasiun AM yang berkekuatan besar itu mampu menjangkau pendengar yang jaraknya ratusan mil pada siang hari. Pada malam hari, sinyal AM dipantulkan oleh atmosfir (ionosfir) yang kemudian menciptakan gelombang udara yang mampu mencapai tempat yang lebih jauh hingga ribuan mil. Gelombang udara, merupakan daerah layanan kedua AM. Karena sinyal stasiun AM menjangkau jarak yang lebih jauh pada malam hari, maka untuk menghindari gangguan 'gelombang langit' yang lebih dari 2000 stasiun di seluruh dunia harus menghentikan operasinya saat matahari terbenam.

    Sebaliknya, FM menyebar luaskan gelombang radionya dengan pola langsung atau line-of-sight. Stasiun FM tidak terpengaruh oleh perubahan waktu di atmosfir, dan biasanya tidak dapat menjangkau sejauh stasiun AM. Stasiun FM yang berkekuatan besar hanya mampu menjangkau pendengar yang berada di radius 80 hingga 100 mil karena, sinyalnya melemah saat mencapai kaki langit (horison).
Karena stasiun FM memancarkan gelombang langsung, maka tingginya antena adalah menjadi sangat penting. Umumnya, semakin tinggi antena, maka akan semakin jauh jarak tempuh sinyalnya.

Halaman Terkait:
| Telegrap | Telepon | Televisi | Telepon genggam (handphone) | Faksimili (faks) | Pocket pc (pda) | Lcd proyektor | Komputer | Internet |

0 komentar :

Post a Comment

Terima kasih, atas saran atau usulan anda.

 
Copyright © 2011-2014. Artikel teknologi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger