Halloween Costume ideas 2015

Variasi Artikel Teknologi

Variasi Artikel Teknologi Informasi dan Sistem Informasi serta Imu Komputer

Latest Post


Android adalah Sistem Operasi berbasis Mobile seperti iOS, OS ini berbasis Linux yang dirancang untuk Handphone layar sentuh seperti smartphone dan tablet. Android ini awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan keuangan dari Google dan kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005. OS ini dirilis secara resmi pada tahun 2007 dan perangkat kerasnya dijual pertama kali pada Oktober 2008.

iOS adalah Sistem Operasi berbasis Mobile yang dikembangkan oleh perusahan Apple. OS yang dikembangkan ini hanya terdapat pada Handphone iPhone yang diproduksi oleh perusahaan Apple. OS ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2007 pada perangkat iPhone dan iPod Touch. OS ini bersifat non-komersial yang berarti OS tersebut tidak dapat diinstall pada perangkat keras non-Apple. 


Perbedaan iOS dan Android 


1. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi OSnya

iOS :
- software bersifat nonkomersial

Android :
- software bersifat komersial

2. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Designnya

iOS :
- elegan, pada umumnya menggunakan bahan dasar kaca khusus.

Android :
- Designnya tergantung dari perusahaan Handphonenya. Pada umumnya menggunakan bahan plastik khusus.

3. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Grafiknya

iOS :
- memiliki tampilan layar yang jernih.

Android :
- tampilan layar tergantung dari perusahaan Handphonenya. Tapi, pada umumnya tampilan layar Android sudah jernih dan bagus terutama Android versi KitKat.

4. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Designnya

iOS :
- elegan, pada umumnya menggunakan bahan dasar kaca khusus.

Android :
- Designnya tergantung dari perusahaan Handphonenya.

5. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Hardwarenya

iOS :

- dari segi ini, perangkat keras produksi Apple kalah dengan perangkat keras yang berbasis Android.

Android :
- masalah hardware pada Android, hampir menyamai hardware Netbook. Masalah kualitas hardware juga tergantung dari perusahaan.

6. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Prosessornya

iOS :
- iPhone terbaru menggunakan Prosessor Dual Core.

Android :
- untuk tipe Handphone terbaru sudah menggunakan Prosessor Quad Core (2 kali lipat dari Prosessor Dual Core).

7. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Kapasitas Memorinya

iOS :
- pada umumnya menggunakan Memory 8 GB, 16 GB, 32 GB, 64 GB dan tidak memiliki Memori tambahan/eksternal.

Android :
- pada umumnya menggunakan Memory 8 GB, 16 GB, 32 GB, 64 GB dan memiliki Memori tambahan/eksternal.

8. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Aplikasinya

iOS :
- pada iPhone, aplikasi kebanyaknya berbayar (pembelian aplikasi).

Android :
- pada Handphone Android, aplikasi kebanyakan gratis tapi tidak sedikit yang berbayar.


9. Perbedaan antara iOS dan Android dari segi Gamenya

iOS :
- Game pada iOS tidak perlu diragukan lagi, karena OS dan Hardware yang khusus membuat iPhone menjadi Handphone yang enak untuk bermain game tanpa mempermasalahkan grafiknya.

Android :
- Game pada Android perlu diperhatikan, karna OS ini bersifat komersial terkadang beberapa game tidak sanggup dijalankan dibeberapa handphone berbasis Android. Bisa karena hardware yang kurang mendukung ataupun OS yang belum diperbarui.


Jadi setelah membaca uraian diatas mana yang terbaik menurut kalian????


Berikut Aplikasi - Aplikasi Yang Boros Kuota Internet

Aplikasi mobile, baik itu Android dan iOS, memang punya tingkat konsumsi data yang berbeda - beda. Ada yang sedikit, ada juga yang mampu menyedot internet banyak dengan cepat.

Jika sudah keasyikan menggunakan satu aplikasi, seringkali pengguna tidak sadar kuota internetnya sudah mau atau telah habis. Agar kejadian tersebut tidak menimpa Anda, ada baiknya mengenali berbagai aplikasi yang boros kuota data internet. 

Setelah mengenali aplikasi yang rakus data, setidaknya Anda bisa mulai mengaturnya. Bisa saja dengan cara mengurangi pemakaian, memakai hanya saat terhubung dengan WiFi, atau mengaturnya untuk mematikan fitur-fitur tertentu.

Berikut Lima Aplikasi Boros Kuota Internet


1. Facebook

Facebook

Kuota data dijamin bisa jebol, jika pengguna rutin mengecek Facebook setiap lima menit sekali. Pasalnya, aplikasi ini tidak hanya berisikan pesan teks saja, tetapi ada juga foto dan video, yang biasanya memang menyedot banyak kuota internet.  

Namun kejadian paling buruk adalah ketika Anda mengeceknya setiap lima menit, ditambah menyalakan fitur autoplay video. 

Fitur ini akan membuat video di linimasa secara otomatis diputar ketika pengguna mencapai bagian tersebut. 

Untungnya, fitur autoplay tersebut bisa dimatikan atau hanya berjalan ketika perangkat pengguna terhubung ke WiFi. 

2. Twitter

Twitter


Kicauan-kicauan yang dtampilkan di linimasa memang pendek. Satu tweet hanya sepanjang, maksimal, 140 karakter saja. 

Meski ada banyak kicauan yang muncul, pengguna biasanya tak akan merasa kuota internet mereka disedot habis. Toh, menampilkan kicauan tak membutuhkan kuota besar, bukan?

Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan. Seperti halnya Facebook, Twitter juga memiliki fitur autoplay video. Setiap kali Anda membiarkan video berputar, maka kuota internet akan tersedot banyak.

Agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya matikan fitur tersebut. Caranya, Anda tinggal menyentuh ikon titik tiga di sudut kanan aplikasi, kemudian pilih menu Settings. Setelah itu pilih tab bertuliskan Data.

Atur agar autoplay hanya berfungsi saat terhubung ke WiFi atau matikan saja fitur tersebut.

Supaya lebih hemat lagi, Anda juga bisa mengatur agar aplikasi tidak menampilkan gambar atau foto.

3. Instagram

Instagram

Selain foto, Insagram kini juga dijejali berbagai video. Konten foto saja sudah menyedot kuota cukup besar. Bagaimana jika ditambah lagi dengan video?

Konsumsi kuota internet akan lebih rakus jika Anda membiarkan video-video tersebut berputar secara otomatis. Sayangnya, fitur tersebut tidak bisa dimatikan.

Sebagai solusi, cobalah buka menu pengaturan. Anda akan menemukan tab bertuliskan Cellular Data Use di bagian bawah. Pilih tab tersebut dan nyalakan fitur Use Less Data. Dengan demikian aplikasi akan otomatis menghemat kuota internet Anda.

Pengaturan tersebut tidak akan mematikan autoplay. Tapi sebagai gantinya, Instagram tidak akan memutar video saat Anda menggunakan koneksi internet seluler.

4. YouTube

Youtube

Sebagai aplikasi

pemutar video, sudah tentu YouTube merupakan yang paling besar memakan kuota internet. Untungnya aplikasi buatan Google ini tidak otomatis memutar video, sehingga pemakaiannya bisa sesuai kesadaran pengguna.

Untungnya lagi, Anda masih bisa berhemat kuota internet, jika tetap ngebet nonton YouTube di smartphone. Caranya dengan mengatur YouTube pada resolusi video terendah. Jangan lupa nyalakan fitur Play HD on WiFi Only, sehingga resolusi tinggi yang memakan banyak kuota internet itu tak bisa diputar menggunakan koneksi seluler.


5. Spotify

Spotify


Aplikasi streaming musik ini memanjakan telinga penikmat musik. Jika Anda memakai aplikasi lagu yang seolah tak ada habisnya itu sebagai teman berkegiatan, kuota data Anda dipastikan terkuras.

Cara yang lebih hemat, Spotify menawarkan fitur download untuk pengguna premium. Dengan cara ini, pengguna bisa mengunduh berbagai album lagu favorit dan memutarnya tanpa harus berulang kali memakai kuota internet.

Jika ruang penyimpanan gadget hanya sedikit dan tetap ingin mendengarkan secara online, Anda tetap bisa menghemat kuota internet. Caranya dengan mengatur kualitas streaming musik.

Masuk menu pengaturan pada Spotify dan pilih tab Streaming Quality. Berikutnya akan tampil pilihan Otomatis, Normal, High, dan Extreme. Cukup atur pada kualitas Normal saja.


Tips Memperkuat Sinyal di SmartPhone Android dan iPhone


Adakalanya saat sedang menelepon teman atau internetan, tiba-tiba koneksi putus. Setelah di Cek, ternyata sinyal operator yang digunakan melemah.

Selain melihat jumlah bar sinyal di ponsel, ada cara lain untuk mengecek kekuatan sinyal tersebut.

Bila menggunakan Android, cukup masuk ke dalam SettingAbout lalu klik Network. Selanjutnya kekuatan sinyal akan ditunjukkan dalam satuan decibel miliwatts (dBm).

Bila menggunakan iPhone, berdasarkan pengalaman KompasTekno, cobalah untuk menekan *3001#12345# pada dial pad. Anda akan dibawa masuk ke menu Field Test dan bar sinyal akan berubah menjadi satuan dBm.

Sinyal pada -100 dBm menandakan Anda mendapatkan sinyal kualitas terburuk. Sedangkan angka -70 dBm menandakan kualitas sinyal ponsel sudah baik.

Nah, setelah punya akses untuk mengecek kekuatan sinyal, cobalah beberapa langkah berikut ini untuk mendapatkan sinyal terbaik yang bisa Anda dapatkan.


Tips Memperkuat Sinyal di SmartPhone


1. Buat peta sinyal
Seandainya Anda sedang berada di dalam rumah, buatlah sebuah denah rumah dalam bentuk sederhana. Nyalakan mode field test atau masuk ke Setting untuk melihat indikator kekuatan sinyal.

Selanjutnya berjalanlah dari satu titik ke titik di dalam rumah untuk mengetahui berapa kekuatan sinyal yang kamu dapatkan di sana. Tandai setiap titik di peta.

Dengan cara demikian kamu mudah menemukan titik mana saja yang memiliki sinyal kuat. Setiap kali akan menelepon, lakukanlah di titik tersebut sehingga suaranya jernih.

2. Airplane mode
Pasang Airplane Mode selama tiga detik, lalu matikan kembali mode tersebut. Cara ini akan me-refresh koneksi ke jaringan operator seluler yang Anda gunakan.

Selain itu bisa saja ponsel Anda akan terhubung ke pemancar sinyal yang lokasinya paling dekat dengan lokasi menelepon. Dengan demikian, sinyal yang dipancarkan dan diterima ponsel akan lebih kuat, suara saat menelepon pun lebih jernih.


3. Buka jendela
Bila berada di dalam rumah dan merasa suara putus-putus saat menelepon, bukalah jendela dan berdirilah di dekatnya.

Nah, seandainya suara putus-putus itu terjadi ketika menelepon dari dalam mobil. Lakukan hal yang sama, bukalah jendela terdekat.

Dengan cara ini, sinyal yang dipancarkan dari luar bisa  ditangkap oleh ponsel tanpa harus menembus penghalang. Apalagi bahan logam dalam body mobil termasuk bahan yang sulit ditembus sinyal seluler.

4. Sudah cek baterai?
Kalau SMS atau pesan lain yang kamu kirimkan ternyata delay, cobalah cek baterai ponsel. Smartphone biasanya akan menerapkan mode penghematan daya saat baterai tinggal sedikit.

Mode ini bisa saja memutuskan sementara koneksi ke jaringan, karena untuk memindah koneksi dari satu pemancar ke pemancar lain memang memakan banyak daya.

Nah, kalau ternyata masalah sinyal pada ponsel disebabkan hal ini, cukup charging saja dan semuanya akan selesai.

5. Dekati pemancar sinyal
Pertama, Anda harus download dan memasang aplikasi Open Signal di ponsel Android. Aplikasi ini bisa dipakai untuk mengecek ada berapa menara pemancar sinyal di sekelilling Anda.

Bila panggilan suara terputus - putus, cobalah cari pemancar terdekat dan berjalanlah mendekat ke arahnya.

Dengan demikian Anda bisa mendapat sinyal yang lebih kuat, dan otomatis koneksi ponsel mengarah ke satu pemancar itu.

MKRdezign

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget